Pages

Friday, 26 September 2008

Install Google Chrome on Linux using wine


Google launched a few days ago a new web browser, that has some interesting features which might give FF 3, Safari and IE8 a run for their money. Although not yet for Linux, i’ve put together (following some ubuntuforms posts) a detailed tutorial to help you Install Google Chrome on Linux using wine >= 1.1.3.

1. install wine (follow the official instructions http://www.winehq.org/site/download-deb)

2. make sure wine >= 1.1.3 is installed by entering the following in the terminal
wine –version

3. Download winetricks and install it

wget http://www.kegel.com/wine/winetricks
sudo cp winetricks /usr/sbin

4. Install some dependencies for Chrome (Flash is not mandatory but will allow you to play youtube videos :-))
winetricks riched20 riched30 flash


4.1 Install allfonts (this is optional)
winetricks allfonts

5. Download the Chrome installer
wget http://gpdl.google.com/chrome/install/149.27/chrome_installer.exe
if not found, you can find here http://rs314.rapidshare.com/files/142146038/chrome_installer.exe

6. Install Chrome (just follow the onscreen instructions and make sure you create a desktop icon)
wine chrome_installer.exe

google-chrome-linux-1.png 7. After the install is finished, you won’t be able to use Chrome as it needs a bit more hacking. Just close it and opent with your favorite editor the Google Chrome.desktop icon created on your Desktop. Make sure your add “–new-http –in-process-plugins”, without the quotes at the end of this line:

Exec=env WINEPREFIX=”/home/mimir/.wine” wine “C:\\windows\\profiles\\mimir\\Local Settings\\Application Data\\Google\\Chrome\\Application\\chrome.exe”

to make it look like this:
Exec=env WINEPREFIX=”/home/mimir/.wine” wine “C:\\windows\\profiles\\mimir\\Local Settings\\Application Data\\Google\\Chrome\\Application\\chrome.exe” –new-http –in-process-plugins

Save the file!

NOTE: mimir is my username, you will have something like /home/yourusername/.wine

8. Go to desktop and start Google Chrome
google-chrome-linux-2.pngChecking some youtube videos :)

google-chrome-linux-flash.png

For those who are not able to find the Google Chrome.desktop icon on their Desktop, i have attached a copy of mine here. Just save the attached file on your desktop, and edit it using your favorite text editor. Only things you need to replace is my username (mimir) with your own.

HTTPS Note: it seems that the https is not working due to the fact that wine is missing TSL/SSL features, the dlls that should handle that being just stubs at the moment. If you have any information regarding this, please share.

source:http://www.myscienceisbetter.info/2008/09/install-google-chrome-on-linux-using-wine.html

Post Comments

Logged in as admin. Logout »

* Required. Your email will never be displayed in public.
#
Pages

* About
* Archives

#
Categories

* Anti-Spyware
* Anti-Virus
* BackUp & Recovery
* Computer
* Desktop Enhancements
* Downloaders
* Games
* Google Adsense
* Health
* Internet
* Linux
* LTSP
* Office
* Player
* Registry
* Science
* System Tools
* Technology
* Tweakers
* Uncategorized
* Web Depelopment

#
Recent Comments

* robi on Kesan Pertama Pencairan Cek Google Adsense di BRI
* syahro on Kesan Pertama Pencairan Cek Google Adsense di BRI
* Complete Mobile Solution on VIDEOzilla 2.8
* admin on Kesan Pertama Pencairan Cek Google Adsense di BRI
* Berita Internet Marketing on Kesan Pertama Pencairan Cek Google Adsense di BRI

#
Archives

* September 2008
* August 2008
* July 2008
* May 2008
* April 2008
* March 2008
* February 2008
* January 2008

#
Recent Posts

* Install Google Chrome on Linux using wine
* Membuat ready boost di Ubuntu
* VIDEOzilla 2.8
* R-Drive Image 4.3 Build 4316
* Kesan Pertama Pencairan Cek Google Adsense di BRI



Thursday, 25 September 2008

Making ready boost like vista on Ubuntu


Making ready boost like vista on Ubuntu

Salah satu fitur Windows Vista adalah fitur untuk meningkatkan performa komputer dengan menambah memory yang sudah ada menggunakan USB Flash Drive. Fitur ini disebut dengan Ready Boost, sehingga bila kita memiliki Windows Vista dengan RAM 1 GB, kemudian kita tambahkan Flash Drive 1 GB lagi, maka komputer tersebut secara keseluruhan memiliki RAM sebesar 2 GB. Sebuah cara yang menarik untuk meningkatkan performa komputer.



Tapi sebenarnya cara Windows itu agak ketinggalan bila dibandingkan dengan yang telah dipersiapkan oleh sistem operasi UNIX. Sistem operasi UNIX ( Linux, BSD Family, dll) sudah mempersiapkan swap memory sebagai virtual memory yang menyokong kebutuhan memory OS selain RAM yang sudah ada. Dalam default penginstallan UNIX, pasti diminta juga untuk membuat swap memory minimal sebesar memory RAM yang ada dan rekomendasinya dua kali besar RAM. Jadi bila komputer anda memiliki RAM 1 GB, dan swap memory sebesar 2 GB maka sistem anda bisa memakai RAM sebesar 3 GB dalam pengoperasiannya. Prioritas utama adalah dari memory RAM, kemudian baru ke swap memory bila space memory RAM telah habis digunakan.

Swap memory tadi diambil dari harddisk tempat kita menginstall OS Unix itu. Permasalahannya adalah ketika kita cuma punya space harddisk yang tidak terlalu banyak, sehingga tidak bisa mengalokasikan swap memory yang cukup besar untuk mendukung sistem.Tambahan memory seperti yang dilakukan oleh Windows itu bisa jadi salah satu solusi, yaitu menambah memory dari USB Flash Drive.

Kebutuhan memory dan swap memory sangat terasa pada sistem operasi UNIX ( kali ini di uji coba di Ubuntu 7.04 ) bila memakai 3D desktop seperti beryl dan untuk keperluan hibernasi. Dua hal tersebut sangat banyak memakan memory, dan bisa menjadi masalah bila spesifikasi hardware kita terbatas ( RAM 512 MB dan swap memory hanya bisa maksimal 512 MB ), desktop Beryl tidak akan bisa berjalan lancar dan program hibernasi tidak akan jalan.

Di Ubuntu ( juga OS Unix yang lain ) dapat juga menambah memory dari Flash Drive seperi Ready Boost nya Windows, cara nya sebagai berikut :

1.

Masukkan USB Flash Drive pada port USB di komputer anda (biasanya di Ubuntu langsung bisa terdeteksi dan langsung di mount).
2. Check partisi apa saja yang sudah di mount oleh sistem dan jenis file sistemnya dengan perintah:

blkid

Sehingga didapatkan baris berikut ini :

/dev/sda1:
TYPE=”ntfs”/dev/sda5: TYPE=”ntfs”
/dev/sda6: TYPE=”ntfs”
/dev/sda7: UUID=”57927b99-f50a-4246-8ede-d3e2ccd6d5b7″ TYPE=”swap”
/dev/sda8: UUID=”b0e9ff34-f8a7-4c52-af23-586a6d92a070″ SEC_TYPE=”ext2″ TYPE=”ext3″
/dev/sdb1: LABEL=”HENDR@” UUID=”C8F3-0CB6″ TYPE=”vfat”



Catat device USB FlashDisk anda , pada bari di atas USB saya terdeteksi sebagai /dev/sdb1 dengan label=”HENDR@”.

3. Umount flash disk anda dengan perintah :

sudo mount /media/usbname

(dalam kasus ini /media/HENDR@, berbeda pula dengan kasus anda tergantung nama Flash Disk anda).

4. Kemudian buat swap file di device flash disk tersebut dengan perintah :

sudo mkswap /dev/sdb1

Sehingga akan keluar tulisan sebagai berikut :

Setting up swapspace version 1, size = 1031761 kB
no label, UUID=d62b8f2c-4d1a-4b61-8ad8-20e59cc9fb24.

Dari tulisan di atas terdapat informasi kapasitas flash disk anda yang akan digunakan sebagai swap (Ready Boost).

5.

Setelah itu aktifkan swap yang baru anda buat dengan perintah :

sudo swapon -p 32767 /dev/sdb1

Option -p 32767 berarti flash disk anda mendapat prioritas tertinggi sebagai swap file ( priority swap dapat diset antara 0 sampai 32767, dimana semakin tinggi angkanya berarti prioritasnya semakin tinggi untuk digunakan ).
6.

Check apakah swap baru anda ( Ready Boost with Flash Drive ) sudah aktif dengan perintah :

cat /proc/swaps

sehingga didapatkan baris sebagai berikut :

Filename Type Size Used Priority
/dev/sda7 partition 2072344 0 -1
/dev/sdb1 partition 1007576 0 32767
7. Periksa jumlah swap file anda dengan mengetikkan perintah top.
8. Untuk menonaktifkan swap anda, gunakan perintah :

swapoff /dev/sdb1

Selamat mencoba semoga bermanfaat :)

source:http://ubuntulinux.or.id/blog/2007/04/25/ready-boost-di-ubuntu-bisa-juga-kok/

Saturday, 6 September 2008

Kesan Pertama Pencairan Cek Google Adsense di BRI


Bulan september kemarin aku login ke account google adsense, dan penghasilan sudah melebihi US100, oh.. iya penghasilan itu aku dapat setelah sekitar 6 bulan lebih, wow.. waktu yang cukup lama. membuka keterangan pembayaran dan ternyata google sudah mengirmkan ceknya, kemudian aku menunggu kiriman sampai akhirnya di akhir bulan Agustus cek google pun sampai ke rumahku. lumayan deh buat lebaran.

Setelah cek di tangan, bingung berikutnya adalah tempat pencairan cek, di bank mana cek ini bisa dicairkan. sempat browsing-browsing dan mendapatkan informasi diantara bank-bank yang dapat mencairkan ceknya adsense dengan mudah adalah citibank, tapi citibank di tempatku belum ada, aku tinggal di Bogor, citibank yang paling dekat di Jakarta. kemudian berikutnya aku menemukan BNI, MANDIRI, tapi semuanya ribet dan potongannya lumayan geude euy… browsing lagi.. eh.. ketemua ma blogger yang punya pengalaman pencairan cek di BRI, mudah, ga ribet, dan potongannya lebih kecil dari BNI dan MANDIRI atau BCA tapi tidak lebih kecil dari citibank.

Wow .. manteb BRI yang kata orang banknya orang desa, ternyata bisa mencairkan cek dari luar negeri. kebetulan banget istriku punya rekening di BRI, dan memang salah satu syarat pencairan adalah punya rekening. pas banget, karena cek adsenseku atas nama istriku, maklum, pas aku mendaptar atas namaku di tolak, karena blognya ga keren… pake basa indonesia, ga ada inggrisnya.

Oke.. aku ma istriku akhirnya coba ke BRI cabang Dramaga IPB Bogor, karena istriku buka rekening disitu. ditanya ma pa satpam, bisa kami bantu… ? oh…. iya kami mau mencairkan cek dari citibank google adsense.. oh.. kalo itu harus di BRI Cabang Bogor, itu yang banknya deket taman topi. nah disana langsung ke teller kliring. kata pa satpam. …. oh.. gitu… makasih pak..

Keluar dari tancap motor langsung ke BRI Bogor,kayak orang ke sasar di bank, plak plok.. nyari teller klirring, soalnya banknya geude luas. trus nomor urutku ke 321.. wah… capek deh… tapi aku coba-coba tanya langsung ke teller kliring, ternyata ga harus pake nomor antri. bisa kami bantu? tanya si mba dengan ramah.. oh.. mau mencairkan cek dari bank lain trus dimasukkan ke rekening BRI. langsung cek aku berikan dan… aneh si mba ngeliat ceknya… ini ceknya? kok cek kayak gini..? he..he.. berarti si mba baru pertama tuh ngeliat cek google adsense. akhirnya aku diminta ke teller kliring khusus, karena mata uangnya dollar men…

hal yang jauh dari perkiraan, bank kata orang banknya orang desa, ternyata punya pelayanan yang ramah, kami langsung dilayani dengan ramah di teller kliring khusus, dan menunggu sebentar pengurusan administrasi. kemudian kami langsung di kenakan biaya administrasi sebesar Rp. 10.000 baca cuman sepuluh ribu rupiah. trus biaya pemotongan cek hanya dikenakan US$5 lima dollar, jadi total sekitar Rp. 60.000. pemotongan yang cukup kecil bukan?

Untuk pencairan kami diminta menggu sekitar 2 s.d 3 minggu, mudah-mudahan beneran 3 minggu, jadi pas banget kan buat lebaran.

cek berikutnya kapan yah… he..he.he.. sekarang baru dapat 4 dollar

tulisan ini juga bisa dibaca di http://pri.superihost.com